TRAVELING

DANAU LINOUW, DANAU NAN SYAHDU DI TOMOHON

Bila teman-teman punya kesempatan berkunjung ke Sulawesi Utara jangan pernah melewatkan untuk mengunjungi Danau Linouw, salah satu destinasi yang sangat menakjubkan yang ada di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Kota Tomohon yang terkenal dengan julukan Kota Seribu Bunga tak hanya menyimpan keindahan sejuknya pegunungan, tetapi juga menyimpan salah satu keindahan dari Danau vulkanik yang terbentuk ratusan tahun yang lalu, yang sekarang disebut Danau Linaouw. Danau Linouw/Linow tentu bukan danau yang asing bagi maysarakat Sulawesi Utara, khususnya masyarakat Tomohon. Danau Linouw adalah danau vulkanik yang terbentuk dari letusan gunung merapi sekian ratus tahun yang lalu. Maka tak asing bila saat mengunjunginya kita akan melihat gas blerang/ lubang hidrotermal yang mengeluarkan gas dari tepi Danau Linouw yang membuatnya menakjubkan.

Danau Linouw juga disebut sebagai Danau tiga warna karena komposisi dari zat kimia yang terkandung didalam Danau Linouw mengakibatkannya bisa berubah warna manjadi merah, hijau tua, bahkan biru.. Saat saya mengunjunginya warnanya sedang berwarna hijau tua sedikit kebiruan, tetapi tetap sangat indah dipandang.

Danau Linouw berada di Kabupaten Minahasa Selatan tepatnya di Kota Tomohon, kawasan pegunungan yang dingin di Sulawesi Utara. Waktu tempuh yang dibutuhkan untuk sampai ke Danau Linouw dari Kota Manado adalah kurang lebih sekitar 1,5 jam, dengan waktu tempuh yang tak terlalu lama dari Kota Manado, sangat sayang bila tak mengunjunginya. Jadi, jangan pernah melewatkan untuk mengunjungi Danau Linouw karena teman-teman tidak akan menyesal.

Saya sendiri sangat takjub, walaupun ini bukan kali pertama saya mengunjungi sebuah Danau vulkanik tetapi keindahan dari Danau Linouw membuat saya takjub dengan ditemani rintik hujan bulan Januari kala itu membuatnya terasa syahdu.

                                 Danau Linouw dari tepian, terlihat gas hidrotremal.

Januari 2019 kala itu saya berkesempatan ke Danau Linouw, berbekal dari Google rekomendasi wisata yang ada di Manado Sulawesi Utara, maka saya dan suami memutusakan untuk mengunjungi Danau Linouw selain Bukit Doa. Cerita tentang Bukit Doa Insyaa Allah next time yaa.

Untuk masuk ke kawasan Danau Linouw kita di kenai tiket masuk sebesar 25k perorang saat itu, tetapi dengan membayar 25k kita tak hanya bisa menikmati keindahan dari Danau Linouw sepuasnya, karena kita juga diberikan minuman hangat dan pisang goroho, salah satu makanan khas Sulawesi Utara. Karena disana memang dingin sejuk karena diapit oleh Gunung Lokon dan Gunung Mahawun, tentu bisa membuat perut jadi cepat lapar, he he he.

Danau Linouw cukup luas dan sayapun tak sampai mengelilinginya, hanya menikmati keindahan dari tepian saja sudah sangat cukup karena sayang untuk tak mengambil foto sebanyak-banyaknya untuk jadi kenang-kenangan. Jangan mencoba untuk berennag ya, karena kandungan blerangnya sangat tinggi sampai tercium menyengat jadi pasti akan sangat bahaya jika berenang sembarangan.

Jangan berfikir karena Danau Linouw adalah wisata yang ramai dikun jungi maka pasti akan kotor, nope!. Kawasan Danau Linouw sangat bersih selalu ada tempat sampah disetiap sudut dan banyak petugas yang selalu menjaga kebersihan. Ah… selalu kita rindukan tempat wisata yang jauh dari banyak timbunan sampah. Tentunya kita sebagai pengunjung harus sadar diri juga, karena tempatnya sudah sangat indah jangan kita kotori dengan sampah yang kita buang sembarangan.

Walapun sudah satu tahun berlalu, tetapi ingatan tentang syahdunya dan keindahan dari Danau Linouw masih terkenang, semoga bisa kesana lagi ^^.

 

30 thoughts on “DANAU LINOUW, DANAU NAN SYAHDU DI TOMOHON”

  1. Cantik sekali ya viewnya di sana, kesannya syahduuuu banget.
    Tomohon itu kota yang terkenal dengan pasar hewannya yang ‘dahsyat’ itu kah? Hehehe… setiap dengar Tomohon kok ya jadinya inget itu.

    1. klau kmrin nggk sempat nyentuh airnya bund, soalnya karena bau dari blerangnya sendiri udh kuat skli. tapi spertinya hangat pengalaman waktu di Rinjani juga ada pemandian air panas dan penuh dg gas hidrotermal

  2. viewnya adem, sejuk kayak gini, tenang gitu ya rasanya
    kalo melihat ada kesadaran dari semua pengunjung untuk menjaga kebersihan, orang yang biasa buang sampah sembarangan jadi sungkan sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *